Tips Berhemat Ketika Wisata Dari Segi Transportasi

Tips Berhemat Ketika Wisata Dari Segi Transportasi

Yogyakarta, tempat ini selalu bisa mencuri hati banyak orang. Sebagai tujuan wisata terbesar kedua setelah Bali, Yogyakarta selalu dapat memenuhi keinginan manusia dalam suasana baru dan petualangan menarik dari berbagai budaya.

Banyak tempat menarik di kota Gudeg ini dengan beragam menu yang berbeda dapat dinikmati secara bebas, dari arus utama hingga mblusuk, dari pantai Indrayanti ke Puncak Pawangan dan dari wisata belanja di Malioboro hingga menyelam dalam kegelapan di Gua Pindul!

Sayangnya, tidak semua tempat menarik di Yogyakarta ramah dengan kantong belakang mereka, dan gaya perjalanan hemat dengan anggaran minimum. Salah satu sistem transportasi umum yang belum berkembang cukup baik. Terutama, jika Anda ingin mengunjungi tempat-tempat yang lebih atau jauh dari pusat kota.

Tips Berhemat Ketika Wisata Dari Segi Transportasi

Beberapa lokasi wisata seperti pantai di Gunungkidul hanya dapat dicapai dengan mobil atau sepeda motor sewaan, dan pasti sangat menegangkan. Jadi, bagaimana Anda menikmati Yogyakarta tanpa harus menghabiskan banyak uang? Lihatlah beberapa opsi media Backpacker pribadi yang dapat digunakan di bawah:

1. Jalan Kaki Keliling

Jika Anda tidak jauh dari Kraton Yogyakarta atau Malioboro, Anda bisa berjalan ke tujuan wisata terdekat.

Kita dapat mengunjungi banyak tempat bersejarah seperti Istana Yogyakarta, Alun-alun Selatan, Museum Sonobudoyo, Pelengkung Gading, Panggung Krapyak, Benteng Vredeburg, dan Taman Sari tanpa menghabiskan sepeser pun.

Semua tempat menarik ini berjarak sekitar 1-2 km dari area.

Selain gratis, berjalan juga memiliki manfaat yang baik bagi tubuh, terutama bagi para backpacker yang sedang diet. Alternatif transportasi ini juga lebih ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi.

Dan yang paling penting, kita tidak perlu menemukan tempat untuk memarkir mobil. Hanya saja, jika Anda tidak terbiasa hiking, siapkan minyak pijat untuk mengatasi rasa sakit di malam hari.

2. Naik Bus Kota Jogja Murah

Sedangkan untuk lokasi wisata yang terletak agak jauh dari pusat kota, kita dapat mengandalkan transportasi umum yang tersedia di Jogja, yaitu Trans Jogja dan bus kota.

Dengan Trans Jogja, kita bisa berkeliaran di sekitar Jogja dan turun di tempat-tempat wisata seperti Monumen Jogja Kembali, Pura Pakualaman dan banyak area memasak kota ke Candi Prambanan.

Ketika terhubung menggunakan bus kota, kita dapat mengunjungi lokasi wisata terpencil seperti Pantai Parangtritis dan Candi Borobudur. Dengan dua transfer ini, semua hal di atas hanya dapat dilakukan dengan menghabiskan kurang dari 10.000 rupee per orang, mana yang sangat murah bukan?

Meskipun ekonomis, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih moda transportasi ini. Pertama, terkadang sulit untuk memahami Trans Jogja Pass dan City Bus Pass.

Kita harus sering bertanya kepada penulis / kernet atau mencari informasi di internet. Kedua, beberapa bus kota memiliki jam kerja yang terbatas, jadi kami mungkin tidak dapat menemukan bus untuk kembali ke hotel setelah jam 4 sore.

Terbatasnya jumlah armada terkadang membuat kami kesal karena kami harus menunggu hingga 1-2 jam. Akhirnya, bus kota berjalan sangat lambat, jadi Anda harus benar-benar sabar untuk sampai ke tujuan. Untuk kamu yang cari travel jogja bisa kunjungi : agen travel jogja

3. Nyewa Sepeda Aja, Bikin Irit Biaya

Selain Gudeg dan Kota Pelajar, Yogyakarta juga memiliki nama panggilan lain, Kota Sepeda. Kota ini memiliki sejumlah fasilitas yang dapat merusak sepeda bikepacking dan juga dikenal sebagai bersepeda di punggung mereka, seperti jalur pribadi, panel sinyal jalur alternatif dan ruang tunggu pribadi di setiap lampu lalu lintas hingga rak parkir yang tersedia di beberapa tempat.

Dengan menggunakan sepeda, kita bisa mengunjungi lokasi wisata yang jaraknya jauh dan tidak terjangkau oleh transportasi umum, seperti Makam Imogiri, Desa Turgo, Kaliadem, Pantai Depok dan lainnya. Kita juga bisa menikmati suasana Jogja secara tidak sengaja dan tanpa polusi. Menyenangkan, bukan?

4. Sewa Mobil Bareng-bareng Dengan Orang Lain yang Satu Tujuan

Menyewa mobil atau sepeda motor sendiri sangat mahal, tetapi bagaimana dengan menyewa mobil dengan wisatawan lain?

Ya, kita dapat mencari backpacker lain yang datang di Jogja dan merencanakan perjalanan bersama ke lokasi wisata terpencil, seperti Goa Pindul atau pantai di Gunungkidul atau Sermo Reservoir.

Tarif sewa mobil dapat dibagi sesuai dengan jumlah orang yang berpartisipasi, semakin baik! Misalnya, harga sewa mobil Toyota Avanza Rp. 300.000 / 24 jam dapat dibagi antara 7-8 orang tergantung pada kapasitas mobil, sehingga setiap orang harus membayar kurang dari Rs. 40.000!

Kelemahan dari sistem kendaraan bersama adalah sulitnya menemukan teman yang dapat diundang untuk menyewa mobil untuk bertemu bersama. Saat bepergian dengan grup, ini pasti tidak akan menjadi masalah. Tetapi bagi seorang solo traveler, ini bisa sedikit sulit.

Solusinya, cobalah bergabung dengan Forum Backpacker di Internet dan ungkapkan keinginan kami untuk mencari teman yang berbagi kendaraan di forum. Selain murah, metode ini dapat membantu kita mendapatkan teman baru, yang pasti akan membuat perjalanan ini menyenangkan. Kamu juga bisa membaca di generasi hijau dengan artikel menarik dan jasa yang terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *