Palembang simbok keindahan bumi sriwijaya

Ibukota Sumatera Selatan yang terpilih jadi tuan rumah Asian Permainan 2018 tidak hanya Jakarta, kota tertua di Indonesia berjuluk Venice of the East.

Kota Palembang merupakan bunda kota provinsi Sumatera Selatan, kota terbanyak kedua di Sumatera sehabis Medan. Kota Palembang mempunyai luas daerah 358, 55 kilometer persegi jadi rumah untuk 1, 8 juta warganya. Penduduk kota Palembang didominasi oleh etnis Melayu serta memakai Bahasa Melayu dalam berbicara tiap hari. Tidak hanya etnis Melayu, kota dengan jumlah penduduk menggapai 1. 441. 500 jiwa ini pula didiami bermacam etnis, antara lain Pasemah, Semendo, Tionghoa, Lampung, Minangkabau, serta Aceh.

Berdiri 682 Masehi

Kota Palembang dipercaya bagaikan bunda kota dari Kerajaan Sriwijaya, kerajaan nasional awal di Nusantara. Perihal ini didukung dengan ditemuinya prasasti Kedukan Bukit di Bukit Siguntang, yang berkata kalau Palembang telah jadi suatu kota semenjak bertepatan pada 16 Juni tahun 682 Meter. Perihal ini menjadikan kota Palembang bagaikan kota tertua di Indonesia.

Masyarakat generasi yang banyak tinggal di Palembang merupakan Tionghoa, Arab serta India. Perihal ini nampak dari keberadaan Kampung Kapitan yang ialah daerah Komunitas Tionghoa serta Kampung Angkatan laut(AL) Munawwar yang ialah daerah Komunitas Arab. Tidak cuma itu, kota Palembang pula mempunyai julukan bagaikan kota Venesia dari Timur( Venice of the East) yang disematkan oleh dunia barat.

Wisata Sungai serta Sejarah

Kota Palembang populer dengan ikon khasnya, Jembatan Ampera, suatu jembatan megah sejauh 1. 177 m yang melintas di atas Sungai Musi serta yang menghubungkan wilayah Seberang Ulu serta Seberang Ilir. Panorama alam malam hari di dekat jembatan ini sangat indah dengan hiasan lampu- lampu di dekat jembatan.

Tidak jauh dari Jembatan Ampera, terdapat destinasi wisata sejarah khas di Palembang, ialah Benteng Kuto Besak, yang terletak di tepian Sungai Musi, Benteng ini ialah salah satu bangunan aset Kesultanan Palembang Darussalam. Tidak hanya itu, Palembang pula mempunyai pulau unik yang jadi keistimewaan untuk Kota Palembang. Pulau ini dinamakan Pulau Kemaro yang terletak di tengah Sungai Musi.

Songket, Ratu Kain

Kota Palembang menaruh salah satu tipe tekstil terbaik di dunia ialah kain songket. Kain songket Palembang ialah salah satu aset Kerajaan Sriwijaya. Sebab mempunyai keistimewaan dibanding dengan kain tenun dari wilayah lain, kain ini kerap diucap bagaikan Ratunya Kain.

Corak yang umum digunakan kain songket merupakan corak emas serta merah. Kedua corak ini melambangkan era keemasan Kerajaan Sriwijaya serta pengaruh Cina pada masa dulu sekali. Kota Palembang pula senantiasa mengadakan bermacam festival tiap tahunnya, antara lain” Festival Sriwijaya” yang diadakan tiap bulan Juni dalam rangka memeringati Hari Jadi Kota Palembang serta Festival Bidar serta Perahu Hias memperingati Hari Kemerdekaan.

Kuliner Menarik Lidah

Palembang tidak diketahui dengan wisata budaya serta wisata religi saja, tetapi pula sangat populer dengan kelezatan santapan khasnya yang berbahan dasar ikan, antara lain Pempek ataupun Tekwan. Sahabat santapan pempek merupakan kuah saus bernama cuko alias cuka, yang mempunyai sensasi pedas yang hendak menaikkan nikmat pempek.

Sedangkan kombinasi ikan tenggiri dalam kuliner Tekwan, yang ditemani dengan jamur, bihun ataupun soun, irisan bengkoang, daun bawang serta setelah itu disiram dengan kuah berbahan udang yang gurih hendak membuat santapan khas Palembang ini terasa gurih serta nikmat. Dilihat dari sejarahnya, pempek serta tekwan ialah kuliner hasil akulturasi budaya Tionghoa serta Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *